Daftar Yahoo! ID
Selamat chatting!
Moga sukses ya????
Daftar Yahoo! ID
Selamat chatting!
Moga sukses ya????










Baiklah, sekarang kita coba jelaskan bagaimana cara daftar facebook. Ikutilah langkah-langkah di bawah ini.


Langkah awal yang peru kita lakukan adalah dengan membuka aplikasi browser favorit Anda. Microsoft Internet Explorer boleh digunakan pada seluruh keperluan kita mulai membuat e-mail hingga membuat dan memanfaatkan blog yang kita buat nanti, namun penyusun lebih menyarankan agar menggunakan Mozilla Firefox. Seluruh contoh yang ada pada modul ini menggunakan Mozilla Firefox.
Pada web browser, masukkan alamat URL http://www.gmail.com ,lalu tekan enter, Lanjutkan dengan klik pada “Sign up for Gmail”, (catatan : jika komputer Anda terdeteksi menggunakan setting Indonesian, kemungkinan tombol “Sign up for Gmail” akan tampil dalam versi Bahasa Indonesia.)
Terlihat jelas ada pilihan untuk Bahasa Indonesia, yang pada proses selanjutnya akan memudahkan Anda untuk melanjutkan proses pembuatan e-mail hingga pengoperasiannya. Pilihlah Bahasa Indonesia dari menu yang ada, lalu tunggu hingga halaman yang ada berubah seluruhnya menjadi berbahasa Indonesia.
Pada halaman tersebut kita diminta untuk memasukkan nama depan, nama belakang, dan Nama Login. Nama login memegang peranan penting, karena nantinya akan menjadi bagian tak terpisahkan dari alamat e-mail Anda. Itu pula yang membuat ketentuan pemilihan Nama Login menjadi cukup ketat, di mana karakter yang diperbolehkan adalah huruf kecil a sampai z, angka 0 sampai 9, dan tanda titik.
Selain memiliki ketentuan validitas, nama login juga tergantung pada ketersediaan, dalam arti kita tidak bisa mendaftarkan nama login yang sudah didaftarkan atau digunakan oleh orang lain do Gmail. Maka dari itu sebelum melanjutkan pada isian yang lain, pastikan validitas dan ketersedian nama login yang Anda kehendaki dengan mengklik tombol “cek ketersediaan!”
Setelah Anda mengisikan data lain yang diperlukan, termasuk pertanyaan pengingat password, Anda akan diminta untuk mengisikan kode verifikasi visual, atau yang diistilahkan dengan verifikasi CAPTCHA. Ide verifikasi ini tak lain adalah untuk memastikan bahwa pendaftaran akun e-mail benar-benar dilakukan oleh manusia. Ini bertujuan untuk melindungi pihak Gmail dari pendaftaran massal secara otomatis menggunakan software oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Setelah itu, lanjutkan dengan mengklik tombol “Saya menerima. Buat account saya.”, dan akan tampil pesan bahwa Anda telah sukses mendaftar di Gmail.
Klik saya “Saya siap – tampilkan account saya !”. Pada layar berikutnya, ada informasi tambahan mengenai layanan dan fitur baru di Gmail, yang perlu Anda lakukan adalah menggulung layar ke bawah, lalu klik “Keren! Ke Kotak Masuk >>”.
Sampai langkah ini, Anda sudah sepenuhnya bisa memanfaatkan berbagai fasilitas dari Gmail, baik untuk Tulis Email, mengcek Surat Masuk, dan lain sebagainya. Alamat e-mail yang baru saja Anda dapatkan dari Gmail ditampilkan pada bagian atas halaman ini. Pada contoh di atas, alamat email yang didaftrkan adalah hanyacontohsaja@gmail.com . Untuk melanjutkan ke proses berikutnya (membuat blog), Anda tidak perlu menutup halaman email Anda di Gmail, tapi cukup dengan membuka tab baru dengan menekan Ctrl+T atau mengakses menu File -> New Tab.
Search Engine atau Mesin pencari adalah program komputer yang dirancang untuk membantu seseorang menemukan file-file yang disimpan dalam komputer, misalnya dalam sebuah server umum di web (WWW) atau dalam komputer sendiri. Mesin pencari memungkinkan kita untuk meminta content media dengan kriteria yang spesifik (biasanya yang berisi kata atau frasa yang kita tentukan) dan memperoleh daftar file yang memenuhi kriteria tersebut. Mesin pencari biasanya menggunakan indeks (yang sudah dibuat sebelumnya dan dimutakhirkan secara teratur) untuk mencari file setelah pengguna memasukkan kriteria pencarian.
Dalam konteks Internet, mesin pencari biasanya merujuk kepada WWW dan bukan protokol ataupun area lainnya. Selain itu, mesin pencari mengumpulkan data yang tersedia di newsgroup, database besar, atau direktori terbuka seperti DMOZ.org. Karena pengumpulan datanya dilakukan secara otomatis, mesin pencari berbeda dengan direktori Web yang dikerjakan manusia.
Sebagian besar mesin pencari dijalankan oleh perusahaan swasta yang menggunakan algoritma kepemilikan dan database tertutup – yang paling populer adalah Google (MSN Search dan Yahoo! tertinggal sedikit di belakang). Telah ada beberapa upaya menciptakan mesin pencari dengan sumber-terbuka (open-source)
Bagaimana Mesin Pencari (search engine) bekerja ?
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler — browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
Ada jenis mesin pencari lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya.
Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frase, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil “terbaik” lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.
Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian.